MEMBEDAKAN PERMATA ASLI DAN IMITASI

05-Feb-2009 14:31:01

berlian

Bagaimana sih caranya membedakan permata asli dan imitasi?

Pertanyaan di atas sering dilontarkan oleh orang yang awam akan permata. Ya, sebelum kita belanja permata, sebaiknya kita mengetahui dulu ciri-ciri permata asli dan imitasi. Hal ini sangat penting kita ketahui karena bila tidak demikian , tidak jarang orang membeli permata palsu walaupun si penjual sudah meyakinkan bahwa permata yang dibelinya itu adalah asli. Akhirnya kita sendiri yang akan kecewa dan kita pun mengalami kerugian besar.

Berdasarkan pengalaman saya selama berdagang permata, banyak di antara pembeli yang merasa kecewa setelah diberitahukan permata yang dibelinya di suatu tempat itu bukan permata alami tapi hasil tiruan tangan manusia. Bahkan ada di suatu daerah segerombolan penipu yang selalu beraksi di sebuah taksi. Kerjanya adalah menipu para penumpang dengan cincin permatanya yang palsu tapi dibilangnya asli. Penipu ini bersama beberapa kawannya menjalankan sandiwara dengan mengatakan bahwa dia ingin menjual cincin simpanannya berupa permata yakut dengan harga murah karena terpaksa untuk modal pulang kampung. Ya, dia mengaku sebagai perantau yang kehabisan bekal di tengah jalan dan demi ongkos pulang kampung, maka dia rela menjual cincin simpanannya yang berupa yakut asli itu dengah harga yang sangat murah. Teman di sebelahnya lalu memanas-manasi dengan katanya “Wah ini memang yakut asli dan sekarang harganya sampai dua jutaan. Andai saja aku ada uang sekarang pastilah aku yang akan membelinya.” Begitulah katanya. Penumpang yang tertarik mendengar pembicaraan itu lalu melakukan transaksi dan akhirnya dibelilah permata itu dengan harga beberapa ratus ribu saja. Rubby/merah delima Rubby/merah delima Apakah penumpang tersebut telah membeli yakut itu dengan harga murah?

Ternyata tidak. Dia sebenarnya telah kena tipu dan harga cincin itu sebenarnya tidak sampai ratusan ribu. Paling mahal harganya 80.000 saja. Lho, kenapa? Karena cincin dengan mata yakut itu sebenarnya adalah palsu. Bermodalkan anjuran si penjual / penipu untuk menjual kembali cincin itu ke Martapura, maka orang tersebut pergi ke Martapura dan ingin menjual cincin itu dengan harga 500.000 an. Tapi setelah capek menawarkan ke sana ke mari akhirnya dia kecewa karena tidak ada satu buah toko pun /seorang pun yang berminat membeli cincin kebanggaannya itu. Terakhir sekali dia datang ke toko kami di CBS Martapura, maka tanpa ada yang disembunyikan kami pun mengungkap apa yang sebenarnya dialami oleh orang tersebut. Akhirnya dia sadar bahwa telah kena tipu. Kejadian seperti di atas, tidak satu kali itu saja terjadi dan pada tempat dan penipu yang sama. Bahkan ada seorang polisi yang karena waktu itu dia tidak berpakaian seragam polisi juga kena tipu. Semoga sang penipu lekas sadar akan perbuatan jahatnya dan semoga dia mendapat ganjaran setimpal agar tidak ada lagi orang yang menjadi korban mereka.

Lalu bagaimana, sih caranya membedakan permata asli dan imitasi itu? Simaklah beberapa tips yang saya berikan di bawah ini:

1 Kaca itu bening, sedangkan batu alami kebanyakannya mengandung serat-serat di dalamnya. Sebagian orang awam mengira bahwa batu asli itu pecah, tapi sebenarnya hanya serat-serat alami batu. Jarang sekali ditemukan batu permata alam yang bersih tanpa serat.

2. Coba tempelkan permata itu ke pipi anda. Apakah terasa dingin? Kalau terasa dingin ini bisa merupakan satu ciri bahwa permata anda itu asli.

3. Berat. Coba bandingkanlah permata asli dan tiruan, pasti permata asli lebih berat dari permata palsu.

4. Apabila permata anda si Merah Delima, celupkanlah (permata tsb.) ke dalam gelas bening yang berisi air putih. Apabila air di dalam gelas tsb. berubah warna menjadi merah maka dapat dipastikan batu permata tsb. adalah merah delima asli.

5. Bila permata anda itu adalah berlian, maka untuk membuat anda benar-benar yakin akan keasliannya, maka anda bisa menggunakan alat testing berlian. Sebagian besar penjual menyediakan alat ini.

6. Bila anda masih ragu-ragu juga, sebaiknya bertanyalah kepada ahlinya demi keselamatan anda.

diambil dari : helmi.kabarku.com

About these ads

16 Responses to “MEMBEDAKAN PERMATA ASLI DAN IMITASI”


  1. 1 gede agus mardika October 5, 2009 at 8:58 am

    saya pingin tanya,apakah semua merah delima / ruby.jika ditaruh didalam gelas yang berisi air,maka air dalam gelas tersebut berubah warna?thanks

  2. 3 ekomunity February 13, 2010 at 5:08 pm

    makasih ya tips nya, sangat bermanfaat karena sekarang sedang menyukai batu

  3. 4 Aan March 6, 2010 at 1:10 am

    saya punya batu merah delima! dan yang ingin berminat serius hubungi saya di fb (alan_bwi@yahoo.co.id) dijamin puas!

  4. 5 Gito March 25, 2010 at 6:49 am

    Motanya neh, claritiy itu apa sih, terus kata temen saya setiap permata itu ada claritiynya.
    tapi saya pernah di kasih tau sama toko batu permata, klo yang ada claritiynya itu Berlian, klo batu permata lain (seperti, blue topaz, garnet, dll) itu tidak ada claritiy nya.

    bisa kasih penjelasan. terus klo ada saya minta link untuk mempelajari clarity tersebut. tks.

    • 6 ipmaba March 25, 2010 at 6:58 pm

      *Gito : Clarity mempunyai arti kejernihan, kemurnian, kecerahan.
      Soal berlian, karena salah satu satuan yang dapat menentukan harga sebuah batu berlian adalah Clarity / kemurnian / kejelasan.

      Hampir semua berlian memiliki ‘tanda lahir’ atau sering disebut inklusi (inclusion). Tanda lahir ini sering kali tidak terlihat oleh kasat mata. Jika dilihat dengan pembesaran 10x, tanda lahir ini berbentuk titk / retakan kecil.

      Walau adanya inklusi tidak mengurangi keindahan sebuah berlian, inklusi pada batu berlian akan mengganggu pantulan cahaya, sehingga mengakibatkan mengurani kualitas sebuah batu berlian. Semakin sedikit inklusi pada batu berlian, semakin mahal harganya.

      untuk lebih jelasnya, silakan liat link :

      http://www.dunia-ibu.org/artikel/kecantikan/clarity-kemurnian-berlian.html

  5. 7 tatar August 12, 2010 at 8:18 am

    saya punya batu putih agak bening seperti kristal dalam kumparan tapi saya bingung,saya sudah ngecap pakai lidah dan tempelkan dipipih terasa dingin, ada yang bilang itu permata (berlian)tapi saya belum percaya,kemana ya supaya kita tahu keasliannya,soalnya didaerah saya sulit uth tahu keasliannya,thanks sebelumnya

  6. 8 ida wati November 8, 2010 at 9:21 am

    saya mempunyai sebuah batu,,yang di temukan istri saya di daerah pertambangan,,,,ciri nya putih,,mengkilat daan bersegi segi…dia tembus pandang,,,tetapi tidak begitu berat….bila di goreskan ke kaca…..kaca nya luka ada tanda nya,,,,tetapi batu tetap utuh…..apakah ini yang namanya batuintan…mohon petunjuk

  7. 9 haniff November 12, 2010 at 8:04 pm

    saya ada membeli sebiji batu delima kuning dari negara bairut tapi saya was-was dgn keasliannya ,boleh kan tuan beri tip macamana nak menentukan bahawa batu delima kuning itu asli ke tidak ,apakah cara nya?

  8. 10 lukas April 2, 2011 at 5:27 am

    bro,saya punya batu biru 2 buah,kilaunya bgs,tapi saya ngga tau batu apa???blue saphire apa berlian biru,…
    tlg dg gan infonya skalian no hp kalo ada yg tau info nya.tks

  9. 11 Qurnia April 8, 2011 at 11:00 am

    Saya mmpunyai sebuah btu yg bbrapa thun llu saya tmukn dijlan warnga putih bening dan ddlamnya ada smacam rtakan2 dan bla dtmpelkan kpipi trasa dingin bgtu pula klau dikcap dng lidah apa btu yng saya miliki brharga ?
    Mhon pnjlsannya

  10. 12 dedy marco May 13, 2011 at 4:25 pm

    saya punya batu putih agak bening seperti kristal dalam kumparan tapi saya bingung,saya sudah ngecap pakai lidah dan tempelkan dipipih terasa dingin, ada yang bilang itu permata (berlian)tapi saya belum percaya,kemana ya supaya kita tahu keasliannya,soalnya didaerah saya sulit uth tahu keasliannya,thanks sebelumnya

  11. 13 farelasix May 20, 2011 at 10:51 am

    apa khasiatnya batu mata kucing gan?

  12. 14 gus manuputty August 9, 2011 at 1:24 pm

    ohm……saya mau nanya ne…apakah ikatan pelajar ini sudah melakukan studi banding ke negara-negara penghasil berlian asli seperti negara-negar eropa,amerika,,,karna apa bila mampu membedakan mana?yg asli dan bukan asli berarti harus benar-benar pakar..banyak sih..yg ngaku sudah ahli..dengan bantuan alat-alat ideteksi yg murahan dan tidak layak sehingga membuat orang kecewa dengan barangnya..setau saya indonesia belum mampu dan juga banyak penipu yg mau merebut harta oprang dan persaingan yg tidak sehat dalam dunia perdagangan,,,dan saya sendiri memiliki berlian yg cukup besar kalau di banding dengan berlian yg ada di jakarta..dan saya siap untuk lembaga ini menguji berlian saya yg asli ini ,sengaja saja mau tau apakah sudah mampu apa/ belum

  13. 15 mr. berani kasi garansi. September 6, 2011 at 8:00 am

    batu warna merah mirip delima sdh saya rendam pakai tinta komputer, & sdh dikeringkan bila direndam air akan megeluarkan warna yg sesuai dgn warna tinta komputernya, batu fosfor kata orang sih,? krn batu yg sampeyan maksud bila direndam air akn berubah warna menjadi merah itu tdk pernah ada..!!! kalau ada bawa kealamat saya ongkos perjalanan & akomodasi ditanggung oleh sampeyan sendiri gimana……?

  14. 16 ipmaba December 24, 2011 at 12:39 am

    All: Mari Kita Mulai Memahami Dan Mengenal Batu Permata Yang Asli……………
    Syarat batu asli ada beberapa punya serat dan batu kristal asli sebenarnya tidak mempunyai serat, kecuali dia berasal dari fosil binatang atau pepohonan dll. Bila, misalnya, kristal terbentuk oleh udara (corundum — safir dan ruby), karbon (diamond) dan yang sejenis terjadi yang dalam bahasa Inggris disebut “fraction”, yaitu keretakan. Keretakan ini sering terlihat seperti serat-serat. Keretakan itu ada yang bisa dilihat dengan mata telanjang, dengan pembesaran (loupe) 10 kali pembesaran, juga ada yang hanya bisa dilihat dengan pembesaran 40 kali pembesaran atau lebih. Batu asli yang mempunyai keretakan tertinggi adalah diamond (kata orang Banjar intan atau berlian). Bila ada berlian bersih lagi transparent tanpa ada keretakan sebab kita hanya melihat dengan loupe 10 kali pembesaran, tapi kalau kita dengan 40 kali pembesaran atau lebih akan terlihat banyak keretakan di dalamnya. Untuk mengkaji lebih mendalam ada dua buku yang membahas tentang kristal, yaitu Manual of Mineralogy oleh Cornelis Klein dan Cornelius S. Hurlbut, Jr, atau A Course of Mineralogy oleh V. Agol, atau buku-buku yang membahas kristal di perpustakaan-perpustakan.
    Mengenai serat-serat pada batu permata, ini kebiasaan orang Banjar, Martapura, yang dalam bahasa Inggris disebut fibre, dalam menentukan batu permata asli atau tidak. Padahal di luar negeri banyak yang tidak suka batu permata retak-retak, sebab mengganggu kekuatan refraktif (pantulan cahaya dari dalam batu). Banyak batu permata yang sangat-’sangat transparen yang dianggap batu sintetis (bisa jadi: dengan metode HPHT –high pressure high temperature atau Cultured atau ada teknologi yang terbaru), sebab dianggap tidak berserat (berarti palsu). Padahal sebenarnya asli, nah banyak yang dilarikan keluar negeri dan berharga mahal sekali.

    Sayangnya, kita tidak punya laboratarium menguji kekerasan, unsur kimia, refraksi, berat jenis dalam menentukan batu asli atau tidak. Kemudian, mengenai istilah bubble (gelembung-gelembung udara terdapat dalam batu permata), untuk sementara dianggap penentu sintetis. Istilah sintetis bukan berarti tidak asli. Kalau Kang Egi punya simpanan majalah Jewellery, 11 Sept 2004, hal 95-96, di sana disebutkan diamond berwarna asli, dengan melalui HPHT, disebut sintetis. Artinya, batu itu asli tetapi diproses melalui HPHT. Harganya tidak jauh beda dengan natural, bahkan kejernihan di atas 95% lagi indah sekali. Istilah sintetis bukan berarti sebuah batu permata yang dianggap barang murah dan gampang diproduksi. Bahkan cultured diamond hanya di bawah 10 persen saja yang bisa dijadikan gemstone, selebihnya dijadikan gurinda. Sebab banyak yang retak, impuritasnya tidak sedikit. Artinya, untuk membedakan asli dan sintetis tidak bisa diuji dengan loupe atau test kid, harus diuji melalui laboratarium — yang jujur dan independen. Oleh karena itu, saya usul saja, kalau ada teman-teman pecinta gemstone punya batu permata baik dan transparen, kekerasannya dari 8 – 10 skala Mohs, ya disimpan saja ketimbang dijual murah. Saya amati, di Kalimantan Selatan, terutama di Martapura sebagai pusat perbatuan yang mensejerah, sudah langka batu-batu permata yang berkekerasan 8 – 10 skala Mohs. Demikian juga di Rawabening, Solo, Jogja sudah langka.
    Sebagaimana Batik, ada mau diambil hak ciptanya, mungkin batu-batu permata juga dibeli dengan harga murah kemudian diangkut keluar negeri, kemudian dikembali ke Indonesia dengan harga 10.000 kali lipat lebih mahal.

    Aslikah Batu Anda ,,,, ???
    Batu permata asli = original gemstone dan batu permata imitasi = simulant gemstone. Contoh sederhana, diamond (baca: berlian) yang didapat dari lubang pendulangan di Kalimantan Selatan atau Barat, di Amazon,Afrika Selatan, Inggris atau Australia. Tapi bila batu asli dipanaskan atau dipressure secara sengaja atau tidak sengaja (baca: kebetulan terkakar di atas ribuan derajat), maka batu permata itu disebut diamond sintetis. Sedangkan batu permata tiruan diamond diciptakan seorang ahli kimia berkebangsaan Perancis, Dr. Henry Moissan. Diamond tiruan (baca: imitasi) dibuat dari batu meteor, kemudian dengan menggunakan metode high tempature, berhasillah diciptakan diamond tiruan yang disebut moissanite. Kekerasannya 9,25 Mohs scale mendekati kekerasan diamond asli. Memang, harganya berbeda diantaranya keduanya. Kalau diamond asli bisa saja di atas 20 juta per karat kalau the best, sedang moissanite hanya 10 juta.
    Mungkin saja, imitasi di Indonesia dipersepsi misalnya, antara berlian asli dengan kaca yang dicutting seperti berlian. Kekerasan sangat jauh berbeda dan harganya pun tidak sebanding. Itu namanya, boleh saja, dikatakan palsu. Pasalnya, kalau pakai diamond, bisa seumur hidup, bahkan berabad-abad kilauannya tidak akan berubah. Sedangkan kaca, bila dipakai tiap hari selama 3 tahun lebih, maka kilauannya akan hilang, bahkan berubah warna seperti minyak. Emang ada American diamond yang bercahaya kuat dan bertahan cukup lama, tetapi mudah terkena goresan yang akan mempengaruhi keluarnya cahaya dari dalam batu permata.

    Nah Lhooo ,,,,
    Mungkin saja, imitasi di Indonesia dipersepsi misalnya, antara berlian asli dengan kaca yang dicutting seperti berlian. Kekerasan sangat jauh berbeda dan harganya pun tidak sebanding. Itu namanya, boleh saja, dikatakan palsu. Pasalnya, kalau pakai diamond, bisa seumur hidup, bahkan berabad-abad kilauannya tidak akan berubah. Sedangkan kaca, bila dipakai tiap hari selama 3 tahun lebih, maka kilauannya akan hilang, bahkan berubah warna seperti minyak. Emang ada American diamond yang bercahaya kuat dan bertahan cukup lama, tetapi mudah terkena goresan yang akan mempengaruhi keluarnya cahaya dari dalam batu permata.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: