Di Balik Glamour Kota Banjarbaru

LAMBANG KOTA
ImageBanjarbaru…Apa yang terlintas di benak kita saat nama sebuah kota di Kalsel tersebut diucapkan? Apakah di pikiran kita terbayang kota indah dengan segala bentuk kemewahannya? Atau kita akan membayangkan sebuah kota yang lumayan besar dengan segala kesederhanaannya yang memikat? Hal ini tentu saja dikarenakan kota Banjarbaru sering disebut sebagai Kota Idaman.
Namun, ternyata kota Banjarbaru masih belum bisa menjadi kota Idaman bagi seluruh penghuninya. Lihat saja apa komentar salah seorang mahasiswi dari Faperta Unlam Banjarbaru, waktu ditanya pendapatnya mengenai lingkungan Banjarbaru dan harapannya ke depan. “Banjarbaru itu rumit, panas dan pasarnya menurutku kotor (maaf nih ya…), pada jalan-jalan dalam (bukan jalan utama/jalan kampung,red) banyak yang tidak terurus dan rawan perampokan. Harapannya sih ada transportasi yang khusus perjalanan dekat, seperti becak, delman (he…he..he), solanya kalau jalan kaki masuk jalan dalam ya…rawan perampokan. Bagitulah celetukan Maulida, mahasiswi asal Marabahan, dan baru sekitar beberapa bulan terakhir tingal di Banjarbaru. Lain lagi pendapat Rona Suryana, juga mahasiswa Faperta Unlam ,”Keadaaan lingkungan Banjarbaru sudah lumayan tertib, namun tatanan pasarnya kurang rapi dan pohon-pohonnya kurang. Harapan ke depannya, Banajarbaru lebih hijau lagi, adanya sosialisasi mengenai kebersihan, karena tingkat kesadaran masyarakat menegani kebersihan saat ini masih sangat kurang. Selain itu ditanamnkan kebiasaan menanam pohon dan juga diadakan razia apabila membuang sampah sembarangan,”katanya.

Dan ternyata, bukan hanya orang-orang yang sudah lama mengenal Banjarbaru saja yang merasakan bahwa Banjarbaru belum bisa disebut sebagai Kota Idaman. Agung contohnya, Sarjana lulusan sebuah universitas di Solo itu mengatakan,”Dari segi tata kota, taman Banjarbaru itu kurang rapi, kurang indah. Penataan fasilitas-fasilitas umum dan tata bangunannya juga masih semrawut, begitu juga dengan kios-kios pasarnya. Selain itu, lalu lintasnya juga perlu diperbaiki karena belum teratur . Sedangkan dari segi keamanannya, Banjarbaru cukup aman. Sementara soal lingkungan hidup, masih sangat gersang karena untuk naungan masih sangat kurang. Untuk harapannya, ke depan kota Banjarbaru dapat lebih dirapikan, median jalan perlu di tambah, trotoar-trotoar yang masih jebol diperbaiki, tanaman lingkungan hidup diperbanyak dan perencanaan perumahan dan fasilitas umum perlu diperbanyak lagi. Lain pula pendapat salah satu asisten dosen di Faperta Unlam, yang berasal dari Balikpapan dan sudah lama tinggal di Banjarbaru, menurutnya keadaan lingkungan di Banjarbaru sangat buruk sekali, banyak pergaulan bebas. Selain itu, pengadaan bak sampahnya kurang. Harapannya….pengadaan bak sampah lebih banyak, cukup singkat opini yang disampaikan oleh Dewi, begitu biasa dia dipanggil namun tentunya perlu juga diperhatikan.

Lalu bagaimana pendapat masyarakat Banjarbaru itu sendiri? “Lingkungan Banjarbaru sekarang lumayan bagus daripada dulu. Sekarang pembangunan-pembangunannya lebih banyak. Harapannya, Banjarbaru makin bersih, sampah tidak berantakan di mana-mana, kalau bisa tanaman-tanaman atau pohon-pohonnya makin banyak, supaya rindang,”komentar salah satu mahasiswi Faperta Unlam yang sudah tinggal di Banjarbaru dari 17 Mei, 18 tahun yang lalu.

Nah, itulah beberapa pendapat dan harapan tentang lingkungan Kota Banjarbaru, semoga nantinya gelar Kota Idaman akan benar-benar mampu menjadi milik dan simbol dari Kota Banjarbaru tercinta ini.

sumber tulisan : By Ristina Eka Zunanti (GSM III),

9 Responses to “Di Balik Glamour Kota Banjarbaru”


  1. 2 Anton February 11, 2009 at 11:27 am

    Banjarbaru???? menurutku Banjarbaru lumayan bagus dan terus berkembang dari hari kehari…..mengenai kekurangan yah wajar dong karena kota ini juga baru menjadi kabupaten sendiri.

  2. 3 budimeeong February 12, 2009 at 10:24 am

    Amin….smoga banjarbaru menjadi kota idaman semua orang

  3. 4 Rinie February 14, 2009 at 1:17 pm

    Setuju… Rinie setuju.. hhee

    Tapi rinie senang tinggal di banjarbaru.. kota yang cukup tenang,& no pollution… hhee

    apa yaa nanti tanggapan mahasiswa korea yang kuliah di kampus ku mengenai kota banjarbaru.??

    Yahh kalo di bandingin ama kota mereka mungkin sangad jauh berbeda. hahaa

    tapi, semoga semua na senang tinggal di banjarbaru…^^

  4. 5 Said February 15, 2009 at 8:24 am

    haluw selamat sore, mlm, pagi.

    • 6 ipmaba February 17, 2009 at 7:08 pm

      _to said : salam knl …
      _to rini : sama rin, kite2 jua snang tinggal dBjb, wlaupun kd snyaman bahari lg (zaman bcari karamunting)… polusi ya psti ad lah, wlaupun mgkin kd sbnyk jekarte. tanggapan mrk psti PANASSS !!! coz dbjb kdd salju (exc.snowWorld) hahahahaha…
      _to budi : amiiin ya rabbalalamin.
      _to anton : emmm … rasanya bjb laen kabupaten dech ?! stlh 23 thn jd kota administratif (terlama di indonesia) + 9 thn jd kotamadya (kota) sjak 27 april 1999, kd kw dsmbt muda lg =D
      tp mdh2an sgala kkurangan dpt dperbaiki lg, amiiin.
      _to km.hss mlg : slm knl jujha malang…

  5. 7 PGSD December 4, 2009 at 3:18 pm

    bujur banar nang’ai

  6. 9 Ferry August 26, 2010 at 11:54 am

    Menurut saya yg sejak 97 tinggal di banjarbaru,banjarbaru sdh lumayan rindang di banding 10 thn lalu,spanjang jl.Panglima Batur contohnya,dulu sngt gersang,tp skrg sdh mlai brsih & rindang.di bandingkan dgn kota/daerah lain,banjarbaru sdh sngt maju dlm sgl hal.wlau msh bnyk trdpat kurangnya.jd tinggal dulu dlm hitungan tahun di banjarbaru,baru kasih coment..piiz..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: